[Puisi : Bagiku, Kau Tetap yang Terbaik]
Ingin kuenyahkan saja seluruh penyebab dukamu
Terikat kehilangan yang baru saja kamu alami
Terikat sakit hati yang masih membuatku geram tiada
henti
Terikat lelah yang berkepanjangan sepanjang hari
Andai semua berujung pada kebahagiaan
Kamu tidak akan sadar pada titik kesalahan
Tidak apa jika sesekali terjadi
Memeluk asa dalam bayangan
Melihat semu terus menghantui
Kepada raga yang dirasuki nyawa
Bagiku, kau tetap yang terbaik
Memilih bertahan sampai titik penghabisan
Meski bahagia tidak kunjung diembuskan
Meski kekalutan tak pernah alpa diresapkan
Komentar
Posting Komentar